Video Viral Tips & Trick

Membuat video viral jadi teka-teki yang tidak habis dieksplorasi. Ini dia resepnya!



Gimana sih bisa bikin video hits/ viral?

Nah, pertanyaan sebenarnya berawal dari: Kapan suatu konten bisa dianggap viral? Apa parameter atau tolak ukurnya? Pertama-tama, kamu harus paham betul apa yang dimaksud dengan go-viral atau menjadi viral di Internet:


Banyak sekali pendapat dan argumen tentang tolak ukur konten viral, tetapi secara umum banyak yang menyimpulkan bahwa konten dianggap viral ketika dilihat (view) setidaknya 1juta kali dalam beberapa hari saja (3-7 hari).


Kenapa 1 juta views? Kenapa tidak 100 juta? Well, jangan terpaku pada angka ini. Fokus kepada esensi definisi viral yang hakiki, yaitu fokus pada kecepatan konten “menular” (dilihat dan disebarkan) dalam waktu yang relatif singkat.


Nah, dalam artikel ini saya ingin ambil sudut pandang sebagai konten kreator, dan dalam pembuatan konten pada dasarnya terdapat 2 faktor, yaitu:

  • Faktor eksternal – hal-hal tidak termasuk dalam kendali tim produksi tetapi merupakan komponen dari isi konten. Contoh: ide kreatif, drama artis yang happening, konten cuplikan interview kontroversial.
  • Faktor internal – elemen produksi video yang direncanakan atau dikendalikan oleh konten kreator dan tim produksinya. Contoh: jalan cerita, pemilihan lokasi, judul click-bait, editing, dll.


"Karena faktor eksternal dapat diserahkan pada kreativitas masing-masing kreator…Di sini kita fokus pada faktor internal yaaa...".


1. Emotion/Reaction

Salah satu kesamaan dari semua video viral adalah kemampuannya memancing emosi dan reaksi dari penontonnya. Dari emosi dan reaksi tersebut bisa berkembang menjadi tindak lanjutnya: menbagikan/share video kepada orang lain, komentar, memberi “jempol” (like) atau menjadi langganan (subscribed).


Adi nsa

Posted on: 2019-11-07 14:40:21

Komentar
Belum ada komentar.